Beberapa bulan
lagi kita dihadapkan pada pemilihan umum yang seyogyanya bagi masyarakat untuk
menentukan pemimpin yang dapat mewakili aspirasi masyarakat daam pengambilan
keputusan. Namun, ironisnya banyak masyarakat kita yang memilih untuk tidak
menentukan pilihan atau yang sering disebut GOLPUT. Rata-rata presentase golput di daerah mencapai
kisaran 40 %. Angka yang besar ketika itu merupakan penentuan bagi pemimpin
bangsa ini. Seakan ini sudah menjadi fenomena. Entah, masyarakat bosan
memilih atau tidak ada orang yang dapat dipilih atau bahkan masyarakat kita
bosan menenukan pilihan karena dianggap tidak ada perubahan setelah mereka
memilih.
Thursday, 10 October 2013
Saturday, 5 October 2013
Aktivis Dakwah Harus Pandai “Bermain”
Malam ini, kami
(Kader LDK) melakukan silaturahmi kerumah Ustad Dr. Mujaiz Kumkelo, M.Hi yang
merupakan salah satu pembina kita. Begitu terasa manfaat silaturahmi yang kami
lakukan sekitar 60 menit. Banyak hal yang beliau bagikan terkait pengalaman
hidup yang pernah beliau jalani sebagai aktivis dakwah. Saya ingin mengingat
dan menuliskannya agar tidak hilang dalam memori yang terkadang error. Ada
beberapa hal yang menjadi titik poin penting dalam penyampaian beliau.
Sunday, 5 May 2013
Trik Untuk Percaya Diri
Anda ingin percaya diri ??? Maka anda harus menghindari hal-hal berikut...
1. Saya tidak
mungkin melakukannya
Hmm… saya tidak perlu mengkerdilkan diri dan
kemampuan saya untuk berkata seperti itu. Saya percaya, sebagai ciptaan yang
paling sempurna, ada kekuatan luar biasa yang telah diturunkan langsung dari
atas ‘sono’ .
2. Saya tidak
punya bakat
Bakat? talenta? yup.. saya akui, “Pintar
memang bisa dipelajari, tetapi “bintang” adalah dilahirkan“. Ada beberapa
orang yang dianugerahi talenta luar biasa. Tetapi, hal ini bukan berarti orang
yang lainnya tidak mempunyai talenta apa pun, kan? Saya sering melihat
bagaimana orang-orang bisa berhasil walau hanya berbekal satu atau dua talenta
saja. Sebaliknya saya juga sering melihat banyak orang gagal dan terbuang walau
sebenarnya multitalenta.
Sikap, perilaku, dan perkataan justru lebih menentukan
bagaimana seseorang bisa dihargai dan diterima oleh lingkungannya. Saya sendiri
lebih menghargai, mendukung, bahkan memprioritaskan “orang-orang biasa” yang
berperilaku santun, tekun, dan lemah lembut, daripada mereka yang berbakat luar
biasa tetapi memiliki sikap dan perkataan yang kasar atau tidak mengenakkan..
(I know it is ridiculous, but that’s the fact.. ; ) )
Subscribe to:
Posts (Atom)