Pages

Sunday, 5 May 2013

Trik Untuk Percaya Diri


Anda ingin percaya diri ??? Maka anda harus menghindari hal-hal berikut...

1. Saya tidak mungkin melakukannya
Hmm… saya tidak perlu mengkerdilkan diri dan kemampuan saya untuk berkata seperti itu. Saya percaya, sebagai ciptaan yang paling sempurna, ada kekuatan luar biasa yang telah diturunkan langsung dari atas ‘sono’ .

2. Saya tidak punya bakat
Bakat? talenta? yup.. saya akui, “Pintar memang bisa dipelajari, tetapi “bintang” adalah dilahirkan“. Ada beberapa orang yang dianugerahi talenta luar biasa. Tetapi, hal ini bukan berarti orang yang lainnya tidak mempunyai talenta apa pun, kan? Saya sering melihat bagaimana orang-orang bisa berhasil walau hanya berbekal satu atau dua talenta saja. Sebaliknya saya juga sering melihat banyak orang gagal dan terbuang walau sebenarnya multitalenta.
Sikap, perilaku, dan perkataan justru lebih menentukan bagaimana seseorang bisa dihargai dan diterima oleh lingkungannya. Saya sendiri lebih menghargai, mendukung, bahkan memprioritaskan “orang-orang biasa” yang berperilaku santun, tekun, dan lemah lembut, daripada mereka yang berbakat luar biasa tetapi memiliki sikap dan perkataan yang kasar atau tidak mengenakkan.. (I know it is ridiculous, but that’s the fact.. ; )  )

Saturday, 4 May 2013

Meraih Kesuksesan

Kehidupan selalu memiliki dinamika. Setiap sudut dalam kehidupan memiliki rona tersendiri sesuai dengan dinamika yang ada. Banyak lika-liku kehidupan yang memiliki makna tersendiri sesuai dengan perspektif dari individu dalam memahaminya. Karena butuh keteguhan hati dan usaha keras dalam menggapai segala sesuatu yang kita dambakan. Tuhan menganjurkan kita untuk terus berusaha tanpa henti untuk mencapai keinginan. Pada dasarnya manusia adalah makhluk ekonomi yang tidak pernah puas dan selalu memiliki keinginan yang lebih. Untuk mencapai keinginan itu dibutuhkan perjuangan dan pengorbanan.   Ketika manusia puas dengan apa yang telah dimilikinya berarti manusia itu tidak ingin membantu sekitarnya. Banyak tokoh sukses yang berawal dari sebuah ide yang dianggap orang lain hal konyol. Padahal, justru dengan itulah mereka menjadi sukses seperti saat ini. Salah satunya Joko Setiyanto yang berhijrah dari kerja tetapnya sebagai pegawai menjadi pengusaha sukses. Bukan hal yang mudah untuk mengambil keputusan yang sangat beresiko bagi kehidupannya. Pekerjaan yang sudah tetap dan berpenghasilan yang cukup tidak membuatnya puas. Karena sesungguhnya masih banyak orang-orang sekitar yang membutuhkan ulur tangan kita untuk bisa menjalani kehidupan ini. Kita tidak pernah kalah ketika tidak berani mengambil resiko.

Saturday, 22 December 2012

Sang Ploklamator " Bukan " Sang Pahlawan



10 November diperingati sebagai hari pahlawan di negeri tercinta Indonesia. Hari pahlawan yang menjadi hari tersendiri sebagai penghargaan bagi jasa-jasa para pahlawan negeri ini. Begitu banyak pahlawan yang kita kenal seperti Cut Nyak Dhien, Hasyim Asyari, Imam Bondjol dan lain sebagainya yang bergelar sebagai Pahlawan Nasional. Banyak sejarah mencatat bahwa perjuangan bangsa ini dalam mencapai dan mempertahankan kemerdekaan begitu berat. Banyak korban berjatuhan. Harta, tahta, dan nyawa menjadi taruhan dalam setiap peperangan yang terjadi selama lebih dari 3 setengah abad. Penderitaan yang dirasakan pejuang masa lalu menjadi kenikmatan yang dapat dirasakan oleh anak cucu mereka saat ini. Kita bisa merasakan bagaimana arti dan manfaat dari kebebasan yang telah kita peroleh

Sebagai mahasiswa tentu harus sadar bahwa perjuangan masa lalu tidak lah berat. Tidak ada kenikmatan yang dapat dirasakan tanpa melalui perjuangan. Tapi ketika hari itu tiba, tepat pada tanggal 10 November 2012 Presiden Republik Indonesia, Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono memberikan anugrah gelar “ Pahlawan Nasional “ kepada sang proklamator sekaligus Presiden pertama negeri ini Dr. ( HC ). Ir. H. Soekarno atau yang lebih kita kenal dengan sebutan Bung Karno di Istana Presiden yang diterima oleh Megawati Soekarnoputri. Tentu selaku mahasiswa saya merasa bangga ketika ada penganugerahan itu, namun yang menjadi pertanyaan dan kejanggalan dipikiran seorang mahasiswa adalah mengapa gelar itu baru sekarang?